Label

Sabtu, 21 Juli 2012

Munafiknya aku


Mungkin ..
Suatu saat nanti
Kan ada hanya engkau dan aku

Walaupun kini kau masih disitu
Menanti cintamu ..
Cinta sejatimu ..

Tapi ...
Disini ku mencoba melihat sosok semuMu ...
Sosok akan bayangan dirimu ...

Cinta ..
Andai saja kau tahu,
bahwa ada awan kelabu dibalik cerahnya langitku..

andai saja kau tahu,
betapa sedihnya aku dibalik tawaku...
andai saja kau tahu
air mata yang mengalir dibalik senyumku..

andai saja kau tahu,
betapa munafiknya aku bila ada didekatmu ..

Dan andai saja kau tahu,
Betapa aku sangat sayang padamu ...
Memudarkan kebencianku padamu...

Suatu hari nanti ,
Aku hanya ingin satu ...

Aku ingin.............
Kau menyadari tulusnya cintaku...
Cinta yang selalu milikmu

Misteri


Apa yang terjadi dengan cinta
Kita tak tau itu...

Tapi...
Apa yang kita harus lakukan
Jika seorang yang kita sayang,kita cinta meninggalkan kita.?
Apa yang kita Rasakan.?

Pasti sakit bukan????
Dan kita juga tak bisa berbuat apa~apa bukan???

Inilah Cinta ....
Cinta datang tak diundang ...
Cinta pergi tak diantar pula ...

Kadang cinta menghancurkan kita ...
Kadang cinta itu indah ..
Semua ne adalah misteri ...
Misteri Cinta ...

Misteri yang sampai kapanpun
tak bisa kita tebak ....

1


Tuhan ....
Kenapa hidupku selalu begini.?

Apa aku salah jika aku ingin hidup tenang.?
Apa aku salah jika aku mencintai seseorang.?
Apa aku salah jika aku ingin berteman dengan mereka.?

Kenapa aku selalu diganggu.?
Apa aku wanita jalang.?
sehingga aku tak boleh berbuat apa yang mereka lakukan

Pernahkah aku mengganggu mereka.?
Mengapa aku selalu dihina.?
Mengapa aku selalu diCaci.?

Tuhan ..
Apa ne cobaan yang kau berikan buat aku?
Tapi sampai kapan tuhan.?
Aku tak sanggup lagi..

Tuhan ...
Hati ini bagai ditusuk dukun santet
Ne semua menghantuiku tuhan...

Aku berharap ...
Agar mereka sadar apa yang mereka lakukan

Kamis, 24 Mei 2012

Pelestarian Keanekaragaman Hayati



1.      Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati di Indonesia merupakan salah satu keanekaragaman tertinggi di dunia. Hal ini dikarenakan Indoneia beriklim tropis, tanahnya subur, dan memiliki curah hujan yang tinggi. Keanekaragaman yang tinggi di Indonesia terdapat dihutan tropis. Oleh karena itu, hutan hujan tropis sering disebut gudangnya plasma nutfah. Selainitu, di lautan kita juga terdapat keanekaragaman hayati yang tinggi. Banyak daerah-daerah di Indonesia, seperti daerah Kepala Burung, Lore Lindu, Ujung Kulon, dan Pulau Komodo, yang dijadikan sebagai “warisan dunia”, karena daerah-daerah tersebut memiliki keanekaragaman yang tinggi dan khas. Tetapi, seiring dengan bertambahnya jumlah manusia dan meningkatnya aktivitas manusia, banyak hewan atau tumbuhan yang mulai langka dan bahkan punah.
Hal ini berdampak pada berkurangnya keanekaragaman hayati kita. Beberapa tumbuhan yang sudah langka adalah kepel, maja, kopi anjing, naga sari, anggrek hitam, anggrek bulan, dan bunga bangkai.




 2.      Penyebab Kelangkaan Hewan dan Tumbuhan
Seiring dengan bertambahnya jumlah manusia dan meningkatnya aktivitas manusia, banyak hewan atau tumbuhan yang mulai langka dan bahkan punah. Hal ini berdampak pada berkurangnya keanekaragaman hayati. Kelangkaan tumbuhan dan hewan atau berkurangnya keanekaragaman hayati disebabkan antara lain:
1.        Tingkat reproduksi yang rendah
Yaitu pada hewan yang masa kehamilannya lama dan jumlah keturunan yang dilahirkan  sedikit. Misalnya badak, harimau, dan gajah.
2.        Bencana alam
Bencana alam dapat menyebabkan kerusakan ekosistem bahkan punahnya organisme tertentu, seperti tsunami di Aceh, Lumpur lapindo di Sidoarjo, meletusnya gunung merapi di Jogja.
3.         Aktivitas manusia
Beberapa aktivitas manusia dapat merusak ekosistem bahkan mengakibatkan kelangkaan dan kepunahan organisme tertentu. Contohnya sebagai berikut.
a. Perburuan dan penangkapan beberapa jenis hewan tertentu yang terus-menerus dapat berakibat langka atau punahnya jenis hewan-hewan tertentu.

b. Penangkapan ikan, udang, atau hewan air lainnya dengan menggunakan bahan kimia, listrik, maupun bahan peledak akan mengakibatkan kematian semua hewan di perairan dan akhirnya organisme di perairan menjadi punah.

c. Penebangan hutan secara liar mengakibatkan rusaknya hutan dan bahkan punahnya berbagai jenis flora maupun fauna.

Tips Merawat Kulit Wajah



Hampir setiap wanita akrab dengan bedak. Kenali lebih dalam agar makin mempercantik Anda. Semua bedak wajah, rata-rata fungsinya sama. Meski fungsinya sama, tetapi kebutuhan tiap orang berbeda.


Berdasarkan jenis kulit
Untuk kulit berminyak, gunakan bahan bedak yang mengandung bahan penyerap minyak agar wajah tampil segar tanpa kilap. Sedangkan untuk kulit normal atau kering, gunakan bahan bedak yang mengandung pelembab agar tidak menggumpal pada kulit wajah hingga wajah tampak halus.

Tips:
Untuk kulit berminyak. Jika kulit tampak mengkilap tengah hari, jangan langsung bubuhkan bedak. Serap dulu miyak tersebut dengan tisu. Baru bubuhkan bedak. Untuk kulit kering. Cermati agar Anda tidak menggunakan bedak terlalu banyak. Selalu gunakan (moisturizer) sebelumnya, untuk menghindari menggumpalnya bedak pada garis-garis wajah.

Tipe bedak
Umumnya bedak terdiri dari 2 bentuk yaitu bedak tabur (loose powder) dan bedak padat (compact powder). Pemilihan bedak ini tergantung dari kebutuhan Anda. Bedak tabur tidak praktis untuk di bawa pergi karena bisa tumpah. Untuk merias wajah di rumah gunakan bedak tabur. Untuk merapikan riasan wajah di luar rumah gunakan bedak padat.

Bedak padat, selain praktis, juga bisa disesuaikan jumlah pemakaiannya. Jika Anda kesulitan dalam memakai pembubuhan bedak (cenderung untuk terlalu banyak membubuhkan bedak). Lebih baik gunakan bedak padat saja.

Pemilihan warna
Untuk kulit Asia, baik yang kuning atau sawo matang. Umumnya bedak dengan nuansa warna kuning maupun kecoklatan lebih sesuai disbanding dengan bedak warna pink maupun putih pucat. Jika Anda ragu, bisa menggunakan bedak warnatransparan yang lazim disebut dengan bedakTranlucent Powder. Karena bedak transparan ini warnanya hampir polos, maka sifatnya adaptif. Cocok unuk jenis warna kulit.

Jenis warna kulit yang tidak cocok menggunakan bedak transparan adalah warna kulit yang sangat gelap, maupun sebaliknya yang sangat pucat. Untuk kedua jenis warna kulit ini, pilih bedak yang warnanya mendekati (ataupun satu warna lebih muda) dari warna kulit yang sangat gelap maupun sangat pucat tersebut.

Tips: Ketika mencoba warna bedak di toko, cobalah bedak tersebut pada bagian tengah antara leher dan wajah. Jika tidak memungkinkan, cobalah di bagian dalam pergelangan tangan, karena warna dibagian tersebut paling dekat dengan warna kulit wajah. Dengan demikian , bisa diketahui mana yang cocok dengan Anda.

Penggunaan
Setelah membubuhkan foundation dan concealer, diamkan sebentar lebih kurang selama 1-2 menit agar meresap dan menyatu dengan tekstur kulit. Sesudahnya, baru bubuhkan bedak yang dikonsentrasikan pada bagian wajah yang cendrung berminyak, yaitu daerat T (dahi, hidung, dagu)

Agar tampak halus bubuhkan bedak dan buang kelebihannya dengan menggunakan kuas bulu tebal. Besihkanlah dengan gerakan memutar menuju arah bawah (arah dagu). Hal ini akan menghilangkan kelebihan/gumpalan bedak pada kulit, terutama pada sekitar garis rambut dan alis.

Bisa juga Anda membubuhkan bedak langsung menggunakan kuas, tapi ingatlah untuk tetap membersihkan wajah dari sisa kelebihan bedak sesudahnya. Gunakan bedak sebelum Anda mulai merias wajah, agar rias tersebut awet/ tahan lama. Ingatlah bahwa rias wajah, termasuk bedak, perlu waktu untuk diserap dan menyatu dengan kulit. Sesudah Anda menggunakan bedak, tunggulah selama 1-2 menit. Jika tampilan bedak tersebut terlalu mencolok/terlalu tebal, maka sapukanlah kuas bulu tebal pada permukaan wajah. Lalu semprotkan sedikit facial spray maupun air mineral dan tepuk-tepuk dengan lembut menggunakan tisu.

Tips:
Gunakan bedak dibawah mata sebelum mulai merias mata, agar partikel-partikel rias mata (terutama eye-shadow) yang jatuh tertangkap oleh butiran bedak hingga mudah dibersihkan dan riasan tidak rusak


Kamis, 03 Mei 2012

Archai Berry

archai berry



Bermasalah dengan berat badan?

Acai Berry kapsul pelangsing tubuh, produk terbaik untuk menurunkan berat badan. Dengan kombinasi yang sempurna antara buah Acaiberry dan ramuan-ramuan tradisional China yang terbaik untuk penurunan berat badan.
Turun 3 kg atau lebih dalam hanya 1 minggu!

Keuntungannya:
▶ napsu makan berkurang
▶ kulit menjadi bagus
▶ metabolisme tubuh meningkat
▶ tidak ada efek samping
▶ tidak ada efek untuk gemuk kembali

Acai berry adalah 100 % produk natural, dengan cepat mengurangi lemak tubuh dan juga mempercantik kulit anda.

Spesifikasi 350 mg x 30 pil
Dosis: 1 pil, 1 kali sehari
Campuran: acaiberry, aloe, Chitosan, Garcinia Cambogia, Dietary Fiber, Green Tea, Coenzyme Q10, oriental waterplantain rhizome

Target penurunan berat badan: fokus di pinggang, perut dan dibagian tubuh lainnya dimana lemak banyak terkumpul.

Diakui mendunia dan menjadi recomended best brand di Acara Oprah Winfrey.

Aturan pakai:
*minum 1 pil ½ setelah sarapan (jk tidak biasa sarapan,sarapanlah!)
*selama meminum tdk boleh konsumsi kopi
*tetap minum air 3lt/hr spt bias
Minat silahkan join ke http://www.facebook.com/#!/aiiufidayanti
untuk mengetahui harganya...

Senin, 30 April 2012

Energi listrik beserta pemanfaatan


Pemakaian energi listrik dewasa ini sudah sangat luas, bahkan manusia sangat sulit melepaskan diri dari kebutuhan dengan energi listrik. Semakin lama tidak ada satupun alat kebutuhan manusia yang tidak membutuhkan listrik. Karena semua ini manusia tiap hari selalu berfikir bagaimana menciptakan dan menggunakan energi listrik secara efektif dan efesien.
ENERGI LISTRIK
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Maka pengertian energi listrik adalah kemampuan untuk melakukan atau menghasilkan usaha listrik (kemampuan yang diperlukan untuk memindahkan muatan dari satu titik ke titik yang lain). Energi listrik dilambangkan dengan W.

PEMANFAATAN ENERGI LISTRIK

Energi listrik dapat diubah-ubah menjadi berbagai bentuk energi yang lain. Energi listrik menjadi energi kalor, alat yang digunakan yaitu setrika listrik, ceret listrik, kompor listrik , dll. Energi listrik menjadi energi cahaya, alat yang digunakan yaitu lampu pijar, lampu neon, dll. Energi listrik menjadi energi gerak, alat yang digunakan yaitu kipas angin, penghisap debu, dll dan masih banyak lagi penggunaan energi listrik.
Pada saat  ini sudah terjadi global warming. Oleh karena itu kita sebagai manusia harus dapat memanfaatkan dari hl-hal yang sepele menjadi hal yang bermanfaat. Sampah organik (termasuk didalamnya sisa makanan) dapat dikonversi menjadi listrik dengan menggunakan teknologi konversi sampah menjadi gas methan (combustible gas), lalu menjadi listrik yang disebut dengan biogas. Sedangkan sampah organik yang berupa biomassa dapat dikonversikan menjadi listrik dengan cara direct combustion yang dikenal dengan PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah).
Secara alami, sampah organik dengan bantuan bakteri pengurai menghasilkan gas methan sebagai hasil sampingan dari kegiatan degenerasi penguraian sampah. Gas methan (combustible gas) ini menurut para peneliti, jika terbuang di alam berpotensi sebagai perusak lapisan ozon dan meningkatkan efek global warming. Untuk itulah menjadi penting pemanfaatan gas methan  menjadi listrik karena selain dapat mengurangi dampak pemanasan global, juga dapat menambah suplai listrik di daerah.
Secara umum, unsur dalam sampah yang dapat dimanfaatkan menjadi biogas adalah sebesar 69% yaitu 42% sampah organik dan 27% sampah sisa makanan (Mauliva,2009). Untuk mempercepat terjadinya biogas dalam proses fermentasi sampah organik, biasanya digunakan katalisator berupa penambahan bakteri pengurai sampah yaitu bakteri saprofit (wikipedia). Teknologi konversi biogas menjadi listrik yang digunakan misalnya adalah PLTGU (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap) yang bekerja berdasar siklus kombinasi (siklus Rankine dan Brayton) yang merupakan sistem pembangkit listrik yang memanfaatkan sejumlah panas terbuang (exhaust gas) di turbin gas PLTG yang temperaturnya relatif tinggi untuk menghasilkan uap pada turbin uap (Rais,2006).
Namun, teknologi konversi biogas ini masih terkendala terhadap isu ketahanan dan keawetan material yang digunakan karena biogas yang salah satu komposisinya adalah H2S (hidrogen sulfida) mengakibatkan bahan yang dilewatinya rentan terhadap korosi. Sehingga diperlukannya inovasi rekayasa teknologi material yang dapat berperan meningkatkan kekuatan material yang digunakan.
Dalam pengolahan sampah menjadi biogas, manajemen sampah dalam bentuk pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga sampai ke tingkat landfill menjadi sangat penting karena dengan manajemen yang baik, pengolahan sampah menjadi lebih fokus dan tertata secara efektif serta mempermudah pengambilan bahan untuk biogas yang berupa sampah residu (sampah organik).


Sifat-sifat Kimia

Beberapa sifat kimia

berbeda dengan sifat fisika yang telah diuraikan, yaitu aktivitas optik, sifat kimia karbohidrat berhubungan erat dengan gugus fingsi yang terdapat pada molekulnya, yaitu gugus –OH aldehida dan gugus keton. (McGilvery&Goldstein, 1996)

Sifat mereduksi

Monosakarida dan beberapa disakarida mempunyai sifat dapat mereduksi terutama dalam suasan basa. Sifat sebagai reduktor ini dapat digunakan untuk keperluan identifikasi karbohidrat maupun analisis kuantitatif. Sifat mereduksi ini disebabkan oleh adanya gugus aldehida atau keton bebas dalam molekul karbohidrat. Sifat ini tampak pada reaksi reduksi ion-ion logam misalnya ion Cu 2+ dan ion Ag+ yang terdapat pada pereaksi-pereaksi tertentu. Beberapa contoh diberikan sebagai berikut:

Pereaksi Fehling

Pereaksi ini dapat direduksi selain oleh karbohidrat yang mempunyai sifat mereduksi, juga dapat direduksi oleh reduktor lain. Pereaksi fehling terdiri atas 2 laruten, yaitu larutan Fehling A dan B. Larutan Fehling A adalah larutan CuSO4 dalam air, sedangkan larutan Fehling B adalah larutan garam K Natartat dan NaOH dalam air.

Dalam pereaksi ini ion Cu2+ direduksi menjadi ion Cu+ yang dalam suasana basa akan diendapkan sebagai Cu2O. Dengan larutan glukosa 1%, pereaksi Fehling menghasilkan endapan berwarna merah bata, sedangkan apabila digunakan larutan yang lebih encer misalnya larutan glukosa 0,1%, endapan yang terjadi berwarna hijau kekuningan. (McGilvery&Goldstein, 1996)

Pereaksi Benedict

Pereaksi benedict berupa larutan yang mengandung kuprisulfat, natrium karbonat dan natrium sitrat. Glukosa dapat mereduksi ion Cu2+ dari kuprisulfat menjadi ion Cu+ yang kemudian mengendap sebagai Cu2O. Adanya natrium karbonat dan natrium sitrat membuat peraksi benedict bersifat basa lemah.

Endapan yang terbentuk dapat berwarna hijau, kuning atau merah bata. Warna endapan ini tergantung pada konsentrasi karbohidrat yang diperiksa. Pereaksi Benedict lebih banyak digunakan pada pemeriksaan glukosa dalam urine daripada pereaksi Fehling karena beberapa alasan.

Apabila dalam urine terdapat asam urat atau kreatinin, kedua senyaea ini dapat mereduksi pereaksi Fehling, tetapi tidak dapat mereduksi pereaksi Benedict. Di samping itu pereaksi Benedict lebih peka daripada pereaksi Fehling. Penggunaan pereaksi Benedict juga lebih mudah karena hanya terdiri atas satu macam larutan, sedangkan pereaksi Fehling terdiri atas dua macam larutan. (McGilvery&Goldstein, 1996)

Pereaksi Barfoed

Pereaksi ini terdiri atas larutan kupriasetat dan asam asetat dalam air, dan digunakan untuk membedakan antara monosakarida dengan disakarida. Monosakarida dapat mereduksi lebih cepat daripada disakarida. Jadi Cu2O terbentuk lebih cepat oleh monosakarida daripada oleh disakarida, dengan anggapan bahwa konsentrasi mopnosakarida dan disakarida dalam larutan tidak berbeda banyak.

Tauber dan Kleiner membuat modifikasi atas pereaksi ini, yaitu dengan jalan mengganti asam asetat dengan asam laktat dan ion Cu+ yang dihasilkan direaksikan dengan pereaksi warna fosfomolibdat hingga menghasilkan warna biru adanya monosakarida. Disakarida dengan konsentrasi rendah tidak memberikan hasil positif. Perbedaan antara pereaksi Barfoed dengan pereaksi Fehling atau Benedict ialah bahwa pereaksi Barfoed digunakan pada suasana asam. (McGilvery&Goldstein, 1996)

Apabila karbohidrat mereduksi suatu ion logam, karbohidrat ini akan teroksidasi menjadi gugus karboksilat dan terbentuklah asam monokarboksilat. Sebagai contoh galaktosa akan teroksidasi menjadi asam galaktonat, sedangkan glukosa akan menjadi asam glukonat. (McGilvery&Goldstein, 1996)

Pembentukan furfural

Dalam larutan asam yang encer, walaupun dipanaskan, monosakarida umumnya stabil. Tetapi apabila dipanaskan dengan kuat yang pekat, monosakarida menghasilkan furfural atau derivatnya. Reaksi pembentukan furfural ini adalah reaksi dehidrasi atau pelepasan molekul air dari seatu senyawa. (McGilvery&Goldstein, 1996)

Pentosa-pentosa hampir secara kuantitatif semua terdrhidrasi menjadi furfural. Dengan dehidrasi heksosa-heksosa menghasilkan hidroksimetilfurfural. Oleh karena furfural dan derivatnya dapat membentuk senyawa yang berwarna apabila direaksikan dengan naftol atau timol, reaksi ini dapat digunakan sebagai reaksi pengenal karbohidrat. (McGilvery&Goldstein, 1996)

Pereaksi Molisch terdiri atas larutan naftol dalam alkohol. Apabila pereaksi ini ditambahkan pada larutan glukosa misalnya, kemudian secara hati-hati ditambahkan asam sulfat pekat, akan terbentuk dua lapisan zat cair. Pada batas antara kedua lapisan itu akan terjadi warna ungu karena terjadi reaksi kondensasi antara furfural dengan naftol. Walaupun reaksi ini tidak spesifik untuk karbohidrat, namun dapat digunakan sebagai reaksi pendahuluan dalam analisis kualitatif karbohidrat. Hasil negatif merupakan suatu bukti bahwa tidak ada karbohidrat. (McGilvery&Goldstein, 1996).

Tes ini berguna untuk mengetahui pengaruh asam terhadap sakarida. Satu cincin merah-ungu menunjukkan adanya karbohidrat (Harper et al, 1979).

Pembentukan Osazon

Semua karbohidrat yang mempunyai gugus aldehid atau keton bebas akan membentuk osazon bila dipanaskan bersama fenilhidrazina berlebih. Osazon yang terjadi mempunyai bentuk kristal dan titik lebur yang khas bagi masing-masing karbohidrat. Hal ini sangat penting karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi karbohidrat dan merupakan salah satu cara untuk membedakan beberapa monosakarida, misalnya antara glukosa dan galaktosa yang terdapat dalam urine wanita dalam masa menyusui. (McGilvery&Goldstein, 1996)

Pada reaksi antara flukosa dengan fenilhirazina, mula-mula terbentuk D-glukosafenilhidrazon, kemudian reaksi berlanjut hingga terbentuk D-glukosazon. Glukosa, fruktosa dan amanosa dengan fenilhidrazon menghasilkan osazon yang sama. Dari struktur ketiga monosakarida tersebut tampak bahwa posisi gugus –OH dan atom H pada atom karbon nomor 3,4, dan 5 sama. Dengan demikian osazon yang terbentuk memiliki struktur yang sama. (McGilvery&Goldstein, 1996).

Kamis, 26 April 2012

Daur sulfur



Daur Sulfur

Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfide dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogensulfida. Hidrogen sulfide ini sering kali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati.
            Duar sulfur dimulai dari, tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4). Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan, lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri. Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur, antara lain Desulfomaculum dan Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfide dalam bentuk hydrogen sulfida (H2S). Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus.
Sulfur/belerang diudara karena adanya aktifitas seperti gunung berapi atau karena  pembakaran bahan bakar fosil (SO2) yang oleh hujan akan dibawa kedaratan kembali untuk dirubah menjadi Sulfat yang penting untuk tumbuhan. Dalam siklus Biogeokimia (siklusapasaja) ini ada 3 hal pokok yaitu:
1.      Terjadi daur aliran zat kimia dari Bio ke Geo atau dari Mahkluk hidup ke Bumi (penguraian, zat sisa ekskresi. fotosintesis, respirasi dll yang ditujukan ke bumi dari mahkluk hidup).
2.      Terjadi daur aliran zat kimia dari Geo ke Bio yang tidak lain adalah pemanfaatan zat kimia entah dalam bentuk organic maupun anorganik, biasanya oleh tumbuhan lewat akarnya, ataupun segala yang ada di bumi yang dimanfaatkan untuk survivalnya entah itu respirasi, ataupun fotosintesis).
3.      Terjadi daur aliran zat kimia dari Geo ke Geo maksudnya senyawa kimia di udara dapat berpindah kedarat misalnya lewat hujan seperti darat ke udara – darat ke air - air kedarat dll , karena pelapukan, erosi, pengendapan. Perpindahan tersebut untuk suatu keseimbangan. Untuk daur aliran zat dari Bio ke Bio bisa ketahui melalui Rantai makanan atau Jaring makanan.